JOMBANG, Abdirakyat.com – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Jombang periode 2025–2030 resmi dikukuhkan.
Pengukuhan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi kepala desa di Kabupaten Jombang dengan mengusung tema“Satu Komando Sampai Akhir”, sebagai penegasan komitmen soliditas dan kesatuan arah perjuangan kepala desa.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (19/12/2025).
Ratusan kepala desa dari berbagai kecamatan tampak hadir bersama pengurus PKDI tingkat provinsi, unsur Forkopimda, perwakilan pemerintah daerah, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran lintas unsur ini menegaskan posisi DPC PKDI sebagai organisasi profesi sekaligus wadah perjuangan kepala desa.
Ketua DPC PKDI Kabupaten Jombang terpilih, Supono, SP, dalam sambutannya menegaskan bahwa tema“Satu Komando Sampai Akhir”bukan sekadar jargon organisasi, melainkan komitmen kolektif untuk menjaga loyalitas, disiplin, dan konsistensi sikap dalam memperjuangkan kepentingan desa.
“PKDI harus berdiri sebagai satu barisan. Perbedaan pandangan boleh ada, tetapi ketika keputusan organisasi telah diambil, seluruh pengurus dan anggota wajib satu komando. Ini penting agar suara kepala desa tidak terpecah dan memiliki kekuatan tawar yang jelas,”ujar Supono.
Ia menyampaikan, selama lima tahun ke depan DPC PKDI Jombang akan memfokuskan program kerja pada penguatan kapasitas kepala desa, perlindungan hukum, serta pengawalan kebijakan pemerintah yang berdampak langsung terhadap tata kelola pemerintahan desa.
“PKDI Jombang juga berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan desa, sekaligus menjalankan fungsi kontrol agar kebijakan yang lahir tidak bertentangan dengan kepentingan masyarakat desa,”tambahnya.
Sementara itu, Dewan Pembina PKDI Kabupaten Jombang, H. Warsubi, S.H., M.Si., menekankan pentingnya menjaga marwah dan independensi organisasi. Ia mengingatkan agar PKDI tidak mudah ditarik ke kepentingan politik praktis yang berpotensi merusak persatuan kepala desa.
“PKDI harus tetap independen dan berorientasi pada kepentingan desa. Jika organisasi solid, kepala desa akan lebih berani, lebih terlindungi, dan lebih kuat dalam menjalankan tugasnya,”katanya.
Warsubi juga menegaskan, bahwa tantangan kepala desa yang kian kompleks, mulai dari pengelolaan dana desa, tuntutan transparansi publik, hingga risiko hukum dalam setiap pengambilan kebijakan di tingkat desa.
“Keberadaan organisasi seperti PKDI menjadi sangat penting sebagai ruang konsolidasi, advokasi, dan saling penguatan antar kepala desa,”ungkapnya.
Terpisah, Dewan Pakar PKDI, Drs. H. Fatchur Rohman, menilai pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Jombang periode 2025–2030 ini sebagai titik awal penguatan peran kepala desa sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus pembangunan di tingkat akar rumput.
Ia menyebut, kepala desa saat ini dihadapkan pada tantangan serius, mulai dari tuntutan transparansi pengelolaan anggaran, dinamika regulasi yang terus berubah, hingga meningkatnya risiko hukum dalam setiap pengambilan kebijakan.
“Dengan semangat‘Satu Komando Sampai Akhir’, PKDI Jombang menegaskan komitmennya untuk tetap solid, responsif, dan konsisten dalam memperjuangkan aspirasi desa serta kepentingan masyarakat selama lima tahun ke depan,”tegasnya.
Views: 56




















