JOMBANG, Abdirakyat.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Ngoro, jajaran Polres Jombang mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat terkait bahaya bahan peledak jenis mercon.
Hal ini menyusul insiden ledakan yang mengakibatkan tiga orang pelajar mengalami luka serius di Dusun/Desa Godong, Kecamatan Ngoro, pada Jumat (20/3) sore.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.20 WIB tersebut bermula saat ketiga korban—berinisial B (kelas 3 SMP), F (kelas 2 SMP), dan R (10 tahun)—sedang meracik bubuk mercon secara mandiri di dalam sebuah rumah.
Ledakan diduga dipicu oleh percikan api dari korek yang dimainkan salah satu korban di dekat tumpukan bubuk peledak.
Ledakan spontan tersebut menyebabkan ketiga korban mengalami luka-luka yang memerlukan penanganan medis spesialis:
* R (10): Luka pada bagian jari tangan.
* F (Pelajar SMP): Luka pada area mata dan kepala.
* B (Pelajar SMP): Luka bakar pada bagian dada.
Setelah menerima pertolongan pertama di Puskesmas Pulorejo, ketiga korban langsung dirujuk ke RSUD Jombang guna mendapatkan perawatan intensif lebih lanjut.
Kapolres Jombang melalui Kapolsek Ngoro, Iptu Susilo menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para pelajar tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa mercon bukan sekadar mainan, melainkan bahan peledak yang mengancam nyawa.
“Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat, terutama para orang tua, untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka. Jangan biarkan mereka bermain-main dengan bahan peledak atau mercon dalam bentuk apa pun. Selain berbahaya bagi diri sendiri, hal ini juga mengancam keselamatan lingkungan sekitar,” tegas Iptu Susilo.
Saat ini, pihak Kepolisian Sektor Ngoro tengah melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian untuk menelusuri asal-usul bahan peledak (bubuk mercon) yang diperoleh para pelajar tersebut.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna memutus rantai peredaran bahan peledak ilegal di wilayah hukum Jombang.
Polsek Ngoro mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas pembuatan atau penjualan bahan peledak ilegal demi menjaga kondusivitas dan keamanan bersama. (rozi)
Views: 53




















