Wujudkan Mitigasi Inklusif, Pemkab Jombang Gelar Simulasi HKB 2026 Bersama Siswa SLB se-Kabupaten.

Minggu, 26 April 2026 17:32 WIB
Reporter : Admin Abdirakyat

JOMBANG, Abdirakyat.com –   Pemerintah   Kabupaten   Jombang   kembali   menunjukkan   komitmennya   dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang ramah bagi semua kalangan.

Memperingati Hari   Kesiapsiagaan   Bencana   (HKB)   Tahun   2026,   Pemkab   Jombang   menggelar   simulasi kesiapsiagaan bencana yang melibatkan siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Jombang sebagai peserta utama di RTH Kebon Ratu, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Siap untuk Selamat: Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana” ini mencatatkan sejarah baru.

Jombang menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang selama dua tahun berturut-turut memfokuskan peringatan HKB pada putra-putri SLB.

Langkah ini diambil guna memberikan pengetahuan serta keterampilan praktis dalam mengurangi risiko dampak bencana bagi kelompok rentan.

Membacakan sambutan Bupati Jombang Warsubi, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, AgusPurnomo menegaskan   bahwa   penyandang   disabilitas   bukan   sekadar   objek perlindungan.

“Penyandang disabilitas adalah subjek yang berdaya dan memiliki peran aktif dalam sistem penanggulangan bencana. Kita berkomitmen memperkuat kapasitas komunitas melalui kolaborasi lintas sektor yang inklusif,” ujar Agus Purnomo.

Senada   dengan   hal   tersebut,   Asisten   Pemerintahan   dan   Kesejahteraan   Rakyat   SetdakabJombang, Drs. Purwanto, M.KP.  dalam laporannya menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan terobosan yang patut dibanggakan di tingkat nasional.

Menurutnya, Jombang memberikan contoh nyata bahwa akses informasi peringatan dini dan jalur evakuasi harus ramah disabilitas agar tidak ada yang tertinggal saat bencana terjadi.

Peringatan HKB 2026 kali ini berlangsung semarak dan edukatif. Selain simulasi teknis dari tim BPBD Kabupaten Jombang, para siswa juga menampilkan kreativitas luar biasa melalui fashionshow, seni tari, dan penampilan menyanyi.

Suasana inklusivitas sangat terasa saat kakak-kakak pendamping BPBD memberikan edukasi tanggap bencana dengan metode interaktif yang mudah dipahami anak-anak.

Pemerintah Kabupaten Jombang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPBD, tenaga pendidik SLB, orang tua, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersinergi menyukseskan acara ini.

Melalui HKB 2026, Jombang berharap budaya sadar bencana yang inklusif dapat terus mengakar kuat demi keselamatan seluruh warga tanpa terkecuali. (rozi)

Views: 31

Berita Terkait

banner samping abdi

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

Berita Ekonomi