Mayat Perempuan Misterius Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Jombang, Polisi Lakukan Identifikasi

Jumat, 7 Agustus 2026 17:53 WIB
Reporter : Admin Abdirakyat

JOMBANG, Abdirakyat.com – Warga Dusun Jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang mengapung di tepian Sungai Brantas, Jumat (7/8/2026) pagi.

Jasad korban ditemukan dalam posisi tersangkut di pinggir sungai dan langsung dievakuasi oleh petugas kepolisian.

Mendapat laporan dari warga, anggota Polsek Ploso bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Jombang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi awal, serta mengevakuasi jenazah.

Kapolsek Ploso, Kompol Achmad Chairuddin, S.Pd., M.H., membenarkan adanya penemuan mayat perempuan tanpa identitas tersebut. Menurutnya, Unit Identifikasi tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.

“Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup di tepian Sungai Brantas. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar bersama tim medis, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,”terangnya.

Ia menjelaskan, bahwa kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut. Dari bagian mulut, hidung, dan telinga ditemukan belatung. Tim medis memperkirakan korban telah berada di dalam air selama kurang lebih satu pekan sebelum akhirnya ditemukan warga.

“Selain itu, kulit korban telah melepuh dan sebagian mengelupas sehingga sidik jari tidak dapat diidentifikasi menggunakan alat Mobile Automated Multi Biometric Identification System (MAMBIS),”ungkap Kapolsek Ploso.

Dari hasil identifikasi sementara, korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap berupa kaos bergambar Hello Kitty dan celana bermotif bunga berwarna hijau kebiruan.

“Korban juga masih memakai sepasang anting di kedua telinganya. Seluruh pakaian dan barang yang melekat pada tubuh korban diamankan sebagai barang bukti,”tambahnya.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, jasad korban diduga telah terlihat mengapung sejak sehari sebelumnya. Namun, laporan baru diterima aparat kepolisian pada Jumat pagi, sehingga proses evakuasi segera dilakukan.

“Usai olah TKP, jenazah dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang untuk menjalani visum et repertum. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kematian sekaligus membantu proses identifikasi korban,”pungkas Kapolsek Ploso.

Hingga kini identitas korban masih belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi, menelusuri laporan orang hilang, serta menunggu hasil pemeriksaan medis.

Polres Jombang juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan dengan perkiraan usia sekitar 50 tahun agar segera menghubungi Polsek Ploso atau Satreskrim Polres Jombang untuk membantu proses identifikasi.

Views: 31

Berita Terkait

banner samping abdi

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

Berita Ekonomi