Israel Serang Situs Nuklir dan Militer Iran, Ayatollah Ali Khamenei Mengatakan Israel untuk Bersiap Menghadapi Nasib Pahit dan Menyakitkan

Jumat, 13 Juni 2025 08:57 WIB
Reporter : Admin Abdirakyat
Seorang petugas pemadam kebakaran memanggil rekan-rekannya di lokasi ledakan di sebuah kompleks perumahan di Teheran utara, Iran, pada 13 Juni 2025

Internasional, Abdirakyat.com – Militer Israel telah melakukan beberapa gelombang serangan udara yang menargetkan fasilitas nuklir dan situs militer di seluruh Iran, menewaskan pejabat militer senior Iran dan ilmuwan nuklir.

Sebagimana di lansir Al Jazeera, dalam pesan video yang direkam sebelumnya yang diposting Jumat pagi 13 juni 2025, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan itu ditujukan untuk melukai infrastruktur nuklir Iran dan pabrik rudal balistik.

Pejabat militer senior dan ilmuwan nuklir telah tewas dalam serangan itu, menurut media pemerintah Iran.

“Operasi ini akan memakan waktu selama yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas menangkis ancaman pemusnahan terhadap kami,” kata Netanyahu.

Militer Israel mengkonfirmasi kepada surat kabar The Times of Israel bahwa mereka telah “meluncurkan kampanye udara melawan program nuklir Iran” dalam sebuah operasi yang dijuluki “Nation of Lions”.

Kepala staf militer Israel, Eyal Zamir, mengatakan program nuklir Iran telah mencapai “titik tidak bisa kembali”, dan Israel tidak bisa “menunggu saat lagi untuk bertindak” dalam “perjuangan untuk melestarikan keberadaan kita”.

Seorang pejabat militer Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada wartawan bahwa jet tempur telah melakukan lima gelombang serangan, yang menampilkan total ratusan serangan. Serangan Israel telah dikonfirmasi di setidaknya delapan lokasi di seluruh Iran, termasuk ibu kota Teheran, situs pengayaan uranium utama Iran di Natanz, dan pusat penelitian nuklir di Tabriz.

Media pemerintah Iran telah melaporkan beberapa korban, dengan warga sipil dan pejabat senior Iran di antara yang tewas. Yang dikonfirmasi tewas adalah Hossein Salami, panglima tertinggi Korps Pengawal Revolusi Islam, Mohammad Bagheri, kepala staf Angkatan Bersenjata Iran, dan ilmuwan nuklir Mohammad Mehdi Tehranchi dan Fereydoun Abbasi.

Baca juga :  50 Anggota Geng Kriminal Abu Shabab Agen Israel di Gaza, di Habisi Brigade al-Qassam HAMAS

Dalam sebuah pernyataan setelah serangan itu, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mengatakan kepada Israel untuk bersiap menghadapi “nasib pahit dan menyakitkan”.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Teheran memiliki hak “legal dan sah” untuk menanggapi, karena berjanji untuk melibatkan AS karena serangan Israel tidak dapat terjadi tanpa “koordinasi dan otorisasi”

Views: 57

Berita Terkait

banner samping abdi

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

Berita Ekonomi