Bupati Warsubi Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Tahun Ajaran 2026/2027

Jumat, 31 Juli 2026 12:27 WIB
Reporter : Admin Abdirakyat

 

JOMBANG, Abdirakyat.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kamis (30/7/2026).

Pembukaan MPLS dikemas dalam kegiatan Open House yang diikuti ratusan peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang dan sejumlah tamu undangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Dyah Ambarwati, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, perwakilan Kantor Staf Kepresidenan RI, Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, serta kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik yang memulai tahun ajaran baru. Ia berharap MPLS menjadi langkah awal yang baik bagi siswa untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun semangat belajar.

Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang setara dan berkualitas bagi seluruh anak bangsa tanpa membedakan latar belakang ekonomi maupun sosial.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan semangat, rajin, dan tekun untuk meraih prestasi. Jangan pernah ragu terhadap kemampuan diri sendiri, karena setiap anak memiliki potensi untuk berhasil,”pesan Warsubi.

Ia juga mengingatkan para siswa bahwa mereka merupakan generasi penerus bangsa yang harus mempersiapkan diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, kejujuran, serta karakter yang kuat agar mampu menghadapi tantangan di masa depan.

Melalui kegiatan MPLS, peserta didik diharapkan dapat mengenal lingkungan sekolah, memahami proses pembelajaran, membangun persahabatan, serta menumbuhkan rasa percaya diri sebagai bagian dari keluarga besar Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang.

Bupati turut mengapresiasi para guru, tenaga kependidikan, dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Ia berharap proses pendidikan berjalan dalam suasana yang aman, nyaman, inklusif, dan mampu mengembangkan potensi terbaik setiap peserta didik.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten Jombang seluas 6,3 hektare. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah ini menampung 370 peserta didik, terdiri dari 90 siswa SD, 90 siswa SMP, 90 siswa SMA, serta 100 siswa angkatan sebelumnya.

Warsubi menyebut kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bukti komitmen Pemkab Jombang dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pendidikan.

“Alhamdulillah Jombang mendapat kesempatan pertama mendirikan Sekolah Rakyat. Hari ini kita dapat menyaksikan gedung Sekolah Rakyat yang representatif dengan fasilitas yang baik serta didukung tenaga pendidik yang berkualitas. Ini merupakan keberkahan bagi Kabupaten Jombang,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang, Andik Minarto, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi sejak 14 Juli 2025 di SKB Mojoagung.

“Berkat dukungan Pemkab Jombang dan pemerintah pusat, kini sekolah permanen di Desa Tunggorono resmi digunakan dan mengawali MPLS tahun ajaran baru,”katanya.

Kegiatan MPLS turut dimeriahkan berbagai penampilan peserta didik, seperti Pasukan Baris-Berbaris (PBB), storytelling berbahasa Inggris, pertunjukan seni, kungfu, pantomim, hingga Tari Remo “Cucuk Lampah” yang menyambut kedatangan Bupati dan rombongan.

Usai membuka MPLS, Bupati Warsubi bersama jajaran meninjau berbagai fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, mulai dari ruang kelas, laboratorium, ruang guru, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), hingga melihat hasil karya seni para siswa. (red)

Views: 23

Berita Terkait

banner samping abdi

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

Berita Ekonomi