Muwadda’ah dan Tasyakuran Madrasah Ibtidaiyah Syafa’ at Ngrawan

Kamis, 16 Juni 2022 11:36 WIB
Reporter : Redaksi

 

 

JOMBANG, Abdirakyat.com – Muwadda’ah atau perpisahan kelas VI dilaksanakan setiap akhir tahun pelajaran. Kegiatan ini sebagai bentuk pelepasan madrasah atas peserta didik dan di serahkan kembali kepada wali murid untuk disekolahkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Madrasah Ibtida’iyah (MI) Syafa’at Ngrawan melaksanakan muwadda’ah pada hari Kamis, 16/06/2022.

Misbachul Munir, S.Pd.i, S.Pd Kepala Sekolah MI Syafa’at Ngrawan dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur nya setelah dua tahun sebelumnya akibat pandemi Covid 19 acara muwadda’ ah baru hari ini dapat kembali dilaksanakan.

” Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan acara Muwadda’ah kelas VI setelah dua tahun kelulusan sebelumnya tidak dapat dilaksanakan. Perlu di ketahui bahwa MI Syafa’at Ngrawan tahun ini banyak meraih penghargaan oleh prestasi yang berhasil di raih oleh anak – anak didik. Ada 7 trophy yang menambah koleksi trophy – trophy kejuaraan yang ada di lemari prestasi MI Syafa’at Ngrawan,” ujarnya

Sementara itu Gus Yahya Chudlori, S.Pd. Ketua Yayasan Pendidikan Syafa’at Ngrawan menyampaikan, upaya pengembangan kualitas dan kuantitas lembaga pendidikan Yayasan Pendidikan Syafa’at Ngrawan terus dilakukan, sebagai usaha untuk meningkatkan prestasi dan kenyamanan anak didik. Bagi anak didik yatim / yatim piatu / masyarakat tidak mampu tidak perlu kuatir untuk mendaftar di lembaga pendidikan Yayasan Pendidikan Syafa’at Ngrawan baik itu Paud, Raudhatul Athfal maupun Madrasah Ibtidaiyah.

” Pengurus Yayasan Pendidikan Syafa’at Ngrawan berusaha untuk terus mengembangkan kualitas dan kuantitas lembaga pendidikan Syafa’at baik PAUD, RA maupun MI. Sa’at ini diberbagai tempat banyak lembaga pendidikan yang memiliki paham / aliran yang tidak sesuai dengan ajaran ahlussunah waljama’ah. Untuk itu bapak ibu dengan menyekolah kan putra – putrinya di lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Syafa’at Ngrawan secara tidak langsung turut melestarikan pendidikan Nahdlatul Ulama dan melindungi anak – anak kita dari paham / aliran terlarang. Setelah dari Madrasah Ibtidaiyah Syafa’at hendak nya anak – anak kita bisa melanjutkan ke jenjang Madrasah Tsanawiyah sebagai bagian dari lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama,” jelasnya.

Advokat Farid Fadjaruddin, S.H.,M.H Ketua Perkumpulan Pengacara Indonesia Cabang Jombang yang juga alumni M.I.Syafaat Ngrawan menyampaikan, alumni MI Syafa’at banyak yang telah terbukti berhasil, baik dalam pendidikan akademis maupun akhlak.

” Alhamdulillah pendidikan yang diperoleh anak didik di MI Syafa’at memiliki banyak keunggulan. Selain keunggulan secara akademis juga keunggulan akhlak. Anak – anak kita mendapatkan dasar pelajaran sesuai dengan kurikulum nasional juga pendidikan ahlussunah waljama’ah sebagaimana yang di ajarkan oleh para ulama Nahdlatul Ulama. Alumni MI Syafa’at banyak yang sudah berkiprah dalam kehidupan sosial kemasyakatan baik sebagai guru, pengacara, hakim, dokter, perawat, bidan, pejabat, pengusaha, dsb,” ungkapnya.

Seluruh lulusan MI Syafa’at selama menjadi siswa/i mendapat pelajaran dari bapak ibu guru MI Syafa’at minimal sudah bisa hafal Tahlil meskipun belum sempurna.

Tampak hadir dalam kegiatan ini H. Sulchan Ismu ( penasihat Yayasan Pendidikan Syafa’at ), Nasikhin Tamim ( penasihat Yayasan Pendidikan Syafa’at), Syukur Ghazali ( Kepala Dusun Ngrawan ), siswa/i kelas VI, wali murid kelas VI dan jajaran dewan guru Madrasah Ibtidaiyyah Syafa’at Ngrawan. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi