Sambut Tahun Baru 1444 Hijriyah Pemkab Jombang Gelar Pengajian di Pendopo

Jumat, 29 Juli 2022 21:03 WIB
Reporter : Redaksi

 

 

JOMBANG, Abdirakyat.com – Lantunan sholawat dan lagu religi yang dibawakan Banjari Seribu Rebana, menjadi pembuka acara Pengajian Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1444H di Pendopo Pemkab Jombang, Jumat (29/7/2921) pagi.

Pengajian dalam rutinan Jumat Legi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jombang, ini dihadiri Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab beserta Forkopimda, Setdakab Jombang Agus Purnomo bersama Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang serta ASN lingkup Pemkab Jombang, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Wiwin Sumrambah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang, Lilik Agus Purnomo, Muslimat, Aisyiyah dan organisasi wanita lainnya.

Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya, karena Pengajian menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444H dapat dilaksanakan setelah pandemi Covid-19.

“Tahun Baru Islam merupakan peringatan penting bagi umat muslim untuk memperingati Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Bulan Muharram memiliki banyak keutamaan. Tanggal 1 Muharram bagi masyarakat Jawa juga dikenal sebagai malam 1 Suro,”terangnya.

Bupati Jombang menyampaikan, pengajian tersebut dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram dan menjadi salah satu wujud syukur umat muslim, karena masih bertemu dengan bulan Muharram. Adanya pengajian bulan Muharram tersebut menjadi tanda, bahwa perjuangan umat muslim di tahun yang baru telah resmi di mulai. Hal tersebut diharapkan mampu memotivasi para umat muslim untuk terus memperbaiki diri menjadi lebih baik.

“Momentum ini dapat kita jadikan untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyyah, Insaniyah dan Wathoniyah, serta untuk bertholabul Ilmi. Dengan menyambut dan memperingati 1 Muharram, maka kita sebagai umat Islam untuk bisa lebih introspeksi dan sadar akan perbuatan-perbuatan yang telah kita lakukan selama ini. Mari kita senantiasa memperbanyak amalan-amalan yang baik, dengan menyantuni anak yatim. Kita gunakan sisa umur kita untuk melakukan aktifitas-aktifitas yang sesuai dengan norma-norma agama, agar kita tidak menjadi orang yang bangkrut atau merugi akan tetapi menjadi insan yang beruntung,”tutur Hj. Mundjidah Wahab.

Tidak hanya itu, Bupati Jombang berharap, semoga amal ibadah dan keikhlasan kita selalu tercatat menjadi pahala di sisi Allah SWT.

Istighosah pada Pengajian tersebut dipimpin oleh KH. Masduki Abdurahman dan Tauzia, disampaikan oleh KH Asaduddin Mudzakir Ma’ruf dari Mojokerto. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi