Dua Warga Terjebak Lift di Ponpes Darul Ulum, BPBD Jombang Bergerak Cepat

Sabtu, 28 Februari 2026 21:57 WIB
Reporter : Admin Abdirakyat

JOMBANG, Abdirakyat.com – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang melalui Unit Reaksi Cepat (URC) Pusdalops PB bergerak cepat mengevakuasi dua warga yang terjebak di dalam lift di kawasan Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Rejoso, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Peristiwa tersebut terjadi saat kedua warga hendak menggunakan lift di salah satu gedung di lingkungan pondok pesantren. Di tengah perjalanan, lift tiba-tiba berhenti akibat gangguan sistem mekanis.

Pintu tidak dapat dibuka dari dalam karena sistem pengunci otomatis masih aktif, sehingga korban terjebak di ruang sempit dan sempat mengalami kepanikan.

Pihak keamanan setempat yang mengetahui kejadian itu berupaya membuka pintu dari luar, namun tidak berhasil karena sistem lift mengalami kemacetan. Situasi kemudian dilaporkan ke Pos Damkar Jombang dan diteruskan ke Pusdalops PB BPBD Jombang.

Mendapat laporan tersebut, tim URC BPBD Jombang segera diberangkatkan ke lokasi dengan membawa peralatan penyelamatan.

Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan asesmen dan memastikan kondisi korban dalam keadaan sadar serta stabil.

Dengan prosedur keselamatan yang standar, tim melakukan pembukaan akses lift secara hati-hati. Proses evakuasi berlangsung lancar dan kedua korban berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menyampaikan bahwa respons cepat merupakan komitmen BPBD dalam setiap laporan kedaruratan, baik bencana alam maupun non-bencana.

“Begitu menerima laporan, tim kami langsung bergerak ke lokasi. Prinsip kami adalah kecepatan dan ketepatan penanganan demi keselamatan warga. Alhamdulillah, kedua korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,”kata Wiku, Sabtu (28/2/2026).

Ia juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan dan perawatan berkala terhadap fasilitas bangunan, khususnya perangkat mekanis seperti lift, guna mencegah kejadian serupa.

“Kami mengimbau pengelola gedung untuk rutin melakukan pengecekan teknis terhadap sarana dan prasarana. Upaya preventif sangat penting agar keselamatan pengguna tetap terjamin,”tambahnya.

Pasca evakuasi, situasi di lingkungan pondok pesantren kembali kondusif dan aktivitas berjalan normal.

BPBD Jombang menegaskan akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor demi memberikan pelayanan cepat, tanggap, dan profesional bagi masyarakat. (red) 

Views: 26

Berita Terkait

banner samping abdi

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

Berita Ekonomi