JOMBANG, Abdirakyat.com — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jombang, AKBP Ardi Kurniawan memberikan penghargaan kepada sembilan personel Polres Jombang yang menunjukkan prestasi dan dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas.
Pemberian penghargaan tersebut diserahkan langsung usai apel pagi di Lapangan Polres Jombang pada Senin (3/8/2026).
Pemberian penghargaan ini terbagi dalam beberapa kategori prestasi. Untuk kategori Pengungkapan Minuman Keras (Miras) Terbanyak di jajaran Polsek selama Semester I Tahun 2026, penghargaan secara berurutan diraih oleh Polsek Peterongan sebagai peringkat pertama, Polsek Gudo di peringkat kedua, dan Polsek Diwek di peringkat ketiga.
Atas konsistensinya dalam pengungkapan kasus miras pada periode yang sama, penghargaan diberikan kepada Kanit 1 Satresnarkoba Polres Jombang sekaligus Tim Saber Miras, Ipda Satria Ramadhan.
Sementara itu, Bamin Sie Humas Polres Jombang, Brigpol Zaenal Chamami, menerima penghargaan atas prestasinya meraih peringkat III keaktifan pengiriman berita SPIT Polda Jatim.
Penghargaan juga diserahkan kepada Ps. Kasubnit Unit Dalmas 2 Satsamapta Polres Jombang, Aipda Siono, atas dedikasinya sebagai pelatih dan peraga bela diri Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Terakhir, kategori penampilan terbaik pada simulasi Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dianugerahkan kepada tiga personel, yaitu Aipda Junaidi (Turjawali Satsamapta), Bripda Tegar Prakoso (Banit Satreskrim), dan Bripda Andre Syah Mutiara Sakti (Banit Satreskrim).
Dalam amanatnya, Kapolres Jombang menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mengawal program Zero Miras yang telah berjalan sejak Januari 2025.
Langkah ini diambil karena miras dinilai menjadi pemicu utama berbagai aksi kriminalitas dan gangguan kamtibmas di masyarakat.
“Sepanjang tahun 2025, Polres Jombang berhasil menyita 30.763 botol miras berbagai merek. Sedangkan pada periode Januari hingga Juni 2026, kami telah mengamankan lebih dari 7.000 botol. Keberhasilan ini adalah bukti nyata konsistensi seluruh personel,”ujar AKBP Ardi Kurniawan.
Beliau juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak ada yang bermain-main atau mengambil keuntungan dari peredaran miras. Pelanggaran oleh anggota akan ditindak tegas sesuai ketentuan.
Pemberantasan miras ini juga ditujukan untuk menjaga marwah Kabupaten Jombang sebagai Kota Santri.
Dampak positif dari program pemberantasan miras berkelanjutan ini terbukti menurunkan angka kejahatan jalanan, seperti pembunuhan, begal, pengeroyokan, dan perkelahian secara signifikan—bahkan mengantarkan Jombang menjadi salah satu wilayah teraman secara nasional pada periode Agustus–November 2025.
Menyongsong agenda nasional Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan digelar di Kabupaten Jombang pada 27–31 Agustus 2026, Kapolres menginstruksikan seluruh personel untuk terus mengasah kemampuan dan profesionalisme melalui latihan rutin.
Pengamanan ketat dan simpatik disiapkan untuk menyambut para ulama, kiai, santri, serta tamu undangan baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
“Mari kita jaga konsistensi dalam memberantas minuman keras, tingkatkan profesionalisme melalui latihan berkelanjutan, serta sukseskan pengamanan Muktamar NU ke-35 demi menjaga keamanan dan nama baik Kabupaten Jombang,”tutup AKBP Ardi Kurniawan.
Views: 23




















