JOMBANG, Abdirakyat.com – Sedikitnya ada 180 KK (Kepala Keluarga) di Kampung Dusun Wonorejo, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengalami kekeringan air, di masa musim kemarau melanda.
“Memang sulit sekarang mas untuk mendapatkan air bersih itu, jauh juga tempatnya,”ucap perempuan bernama Ponawi (42), warga Dusun Wonorejo, Jumat (15/10/2021).
Untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, mencuci, memasak, mandi dan lainnya, mereka hanya bergantung pada kiriman air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat yang sudah berjalan tiga bulan terakhir.
Jika tidak begitu, warga harus jalan kaki untuk mengambil air di sungai yang bersih, yang tempatnya berada di kawasan alas (hutan) dusun setempat.
“Kalau gak ada hujan dan butuh air, biasanya ya ngambil di daerah Ngrimbi. Terkadang juga harus turun ke alas untuk ambil air di kali. Kalau jaraknya ke Ngrimbi itu ya sekitar 2 kilo-an, kalau ke alas (jarak) kurang tahu,”katanya.
Menurutnya, bantuan air bersih dari BPBD tersebut dikirim ke kampung-nya tiap dua hari sekali. Kiriman tersebut, kata Ponawi, sangatlah bermanfaat bagi penduduk sekitar termasuk dirinya.
“Alhamdulillah dengan ini membuat kebutuhan air yang dibutuhkan dalam sehari-hari itu lumayan tercukupi. Saya harap kedepannya warga di daerah ini tidak kebingungan mencari air, pokok-e punya air sendiri gitu,”ujar Ponawi berharap.
Sementara itu, Kepala Desa Ngrimbi, Samsul Huda menjelaskan, kekeringan yang terjadi di dusun itu sudah lama terjadi, karena tidak ada sumber air.
Bahkan, sebelum mendapat bantuan air bersih dari BPBD Jombang, tidak sedikit warga setempat mengalami penyakit gatal-gatal yang dimungkinkan akibat memakai air yang tidak bersih.
“Warga sebelumnya sampai mengambil air ke kali. Kalau warga di sini sebelumnya pernah mengalami penyakit gitu yang dikarenakan mungkin dampak memakai air yang kotor,”ucapnya.
Pemerintah desa setempat mencatat, ada sebanyak 180 KK atau 48 rumah di dusun itu yang terdampak kekeringan. Samsul memastikan, mereka akan mendapat bantuan air bersih langsung dari BPBD Jombang.
“Untuk memenuhi kebutuhan atau desakan warga yang ingin punya air sendiri, maka saya akan melanjutkan pengeboran air yang sebelumnya sempat dilakukan tapi tidak membuahkan hasil yang maksimal,”imbuhnya. (rd)
Views: 70




















