Tagana Jombang Produksi Jamu Sehat Untuk Pasien Di Rumah Sehat Isoter

Rabu, 4 Agustus 2021 13:08 WIB
Reporter : Redaksi

 

JOMBANG, Abdirakyat.com – Tagana Kabupaten Jombang memproduksi jamu sehat ramuan tradisional Imam Subata, Kepala Desa Ceweng dalam jumlah banyak untuk dikonsumsi para isoman yang ada di Rumah Sehat. Selasa, (03/8/2021)

Seperti kita tahu, ditengah pandemi Covid-19 salah satu desa di Kecamatan Diwek ini telah membuat jamu tradisional berbahan rempah-rempah. Jamu tradisional ini sengaja diproduksi untuk warga desa yang terpapar Covid-19 dan diberikan secara cuma-cuma. Kini sesuai resep tersebut Tagana Kabupaten Jombang memproduksi hanya dalam jumlah banyak, dan akan diberikan kepada seluruh pasien covid 19 yang tengah menjalani hari bebas dari rumah sehat juga masyarakat.

Tampak beberapa orang tengah sibuk menyiapkan bahan-bahan, memasak, memasak rajikan jamu tradisional tersebut di dapur umum jamu sehat Tagana Pemkab Jombang yang ada di Rumah Pelayanan Sosial Dinas Sosial yang ada di Candi Mulyo Kecamatan Jombang. Bau sedap rempah-rempah juga langsung menyeruak. 

 

Berbagai macam rempah-rempah yang diolah seperti jahe, kencur hingga hiburan.

”Ini bahan untuk jamu yang akan kita buat resep dari pak Imam Subata, Kades Ceweng, pembuatannya juga cukup mudah,”tutur Mukhlis petugas Tagana yang memasak.

Bahan racikan jamu dari alam ini, konon adalah resep turun-temurun yang dipercaya untuk menjaga kesehatan tubuh.

”Bahannya jahe, kencur, daun jambu air 2 lembar, daun pandan 1 lembar, daun srikaya 25 lembar, kapulaga dan gula aren,”tambahnya.

Pertama-tama bahan baku rempah dibersihkan. Untuk bahan dari daun-daun, bersemangatlah dengan udara. Untuk pembuatan 1 liter jamu ini bahannya Jahe 15 gr, Kencur 15gr dan kapulaga 5 butir, terlebih dahulu diblender.

”Jahe dan kencur itu dipotong kecil-kecil dulu, setelah itu diblender sampai halus bersama kapulaga,”imbuhnya.

Setelah siap, bumbu halus itu dimasukkan ke dalam panci. Untuk menambah rasa manis, gula ditambahkan secukupnya. Seluruh bahan itu kemudian dikembangkan hingga air mendidih untuk kemudian disaring. (ry/st/adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi