SURABAYA, Abdirakyat.com – Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) berkolaborasi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Airsoft Gun menggelar seminar bertajuk“Membedah Geopolitik, Konflik Global untuk Memperkuat Bela Negara”.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman strategis terkait dinamika keamanan internasional.
Seminar yang berlangsung di Gedung Student Center (SC) UWKS tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus simulasi taktis dalam merespons ketegangan global, khususnya konflik Iran–Israel yang dinilai berdampak terhadap stabilitas nasional.
Sejumlah unsur militer, kepolisian, dan tokoh pertahanan turut hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya Dankomenwa Jawa Timur Sinung Widiyanto, Koordinator Komponen Cadangan Matra Laut Kodaeral V Surabaya Letda Bagus Maulana Hendrawan, serta Ketua Kasatrian Yuda Samudra Kapten Laut dr. Dimas Aji Pradana.
Hadir pula Wakorwil Kocadnas 084 Wahyu Hidayat, Danki Resimen Yudha Putra Banramil 0830/21 Bayu Herlambang, Ketua Hipakad Surabaya Agung Wicaksono, serta Danramil Karang Pilang.
Partisipasi dunia pendidikan juga terlihat dengan kehadiran delegasi dari SMPN 54, SMPN 33, SMP Kawung 2, dan SMPN 64 Surabaya, sebagai bentuk penguatan nilai bela negara sejak dini.
Dosen Ilmu Politik UWKS, Dr. Wahyu Kuncoro, dalam sambutannya menegaskan pentingnya literasi geopolitik bagi mahasiswa. Menurutnya, pemahaman terhadap dinamika global menjadi bekal utama dalam menjaga kedaulatan berpikir.
“Konflik Iran–Israel menunjukkan rapuhnya stabilitas perdamaian dunia. Mahasiswa dituntut mampu membaca pergeseran kekuatan global agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu berkontribusi melalui diplomasi dan penguatan pertahanan nasional,”terangnya, Rabu (6/5/2026).

Selain diskusi akademik, kegiatan ini juga menghadirkan sisi praktis bela negara melalui olahraga Airsoft Gun. Perwakilan Indonesia Airsoft Association (INASSOC) turut memberikan perspektif strategi, di antaranya Sekbid 4 INASSOC Pusat Bagus Krisnantyo, Wakapengda INASSOC Jawa Timur Aan Andreas, serta Wakapengcab Surabaya Moch Arifin.
Perwakilan INASSOC, Ignatus Ega Laksono, menilai Airsoft Gun dapat menjadi sarana efektif dalam melatih kedisiplinan, kerja sama tim, serta kemampuan strategi taktis bagi masyarakat sipil.
“Airsoft Gun bukan sekadar hobi, tetapi juga bagian dari implementasi nasionalisme modern yang melatih kesiapan fisik dan mental,”jelasnya.
Ketua HIMAPOL UWKS, Alfiatuz Zahro, menyebut kolaborasi lintas organisasi ini sebagai langkah progresif dalam mencetak kader bangsa yang unggul secara intelektual.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Dhamaranggana berharap kegiatan serupa dapat mendorong kepedulian mahasiswa terhadap isu pertahanan yang semakin kompleks.
Acara yang dipandu oleh Aditya Rakha ini ditutup dengan simulasi teknis serta penyerahan penghargaan kepada para narasumber.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen civitas akademika UWKS dalam memahami isu strategis global guna memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (yanti)
Views: 92




















