Percepat Vaksinasi PMK, Disnak Jombang Salurkan 14.675 Dosis ke Peternak

Senin, 28 September 2026 12:41 WIB
Reporter : Admin Abdirakyat

 

JOMBANG, Abdirakyat.com – Dinas Peternakan Kabupaten Jombang mempercepat vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi untuk mempertahankan status zero kasus yang tercapai sejak April 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi menjelang musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Drs. Mochamad Saleh, M.Si., mengatakan sebanyak 14.675 dosis vaksin PMK telah didistribusikan kepada 12 tim vaksinator sejak 1 September 2026.

Vaksinasi ditargetkan selesai pada 25 September 2026 dengan menyasar ternak milik peternak rakyat maupun kelompok ternak di berbagai wilayah Jombang.

“Pada September ini kami menargetkan 14.675 dosis vaksin dapat terserap sampai akhir bulan untuk ternak sasaran di Jombang,”ujar Saleh, Jumat (25/9/2026).

Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 28.000 dosis vaksin yang diterima Dinas Peternakan Jombang untuk pelaksanaan vaksinasi PMK semester kedua tahun 2026.

Program vaksinasi ini bertujuan membentuk kekebalan kelompok pada ternak sekaligus mencegah kemunculan kembali kasus PMK di Kabupaten Jombang.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, drh. Azis Daryanto, menyampaikan bahwa kondisi PMK di wilayahnya masih terkendali. Sejak April 2026 hingga akhir September, belum ditemukan kasus aktif.

“Sejak April sampai sekarang Jombang masih berada dalam kondisi zero kasus. Alhamdulillah, tidak ada kasus aktif PMK yang ditemukan,”jelas Azis.

Meski demikian, pengawasan tetap diperkuat, terutama menjelang musim penghujan. Selain vaksinasi, petugas juga memberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan.

Peternak diminta menjaga kebersihan kandang serta memastikan kualitas pakan dan air minum ternak tetap terjaga.

Azis juga mengimbau pemilik sapi segera melapor kepada Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) atau petugas apabila menemukan gejala yang mengarah pada PMK.

“Kalau muncul gejala seperti demam, lepuh di bagian mulut atau kuku, maupun air liur yang keluar berlebihan, peternak harus segera melaporkannya kepada Puskeswan atau petugas,”pungkasnya. (rozi)

Views: 16

Berita Terkait

banner samping abdi

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

Berita Ekonomi