ASI Eksklusif Jombang Tembus 73,1 Persen, Pemkab Perkuat Dukungan Ibu Menyusui

Kamis, 10 September 2026 15:47 WIB
Reporter : Admin Abdirakyat

 

 

JOMBANG, Abdirakyat.com – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kesehatan memperkuat komitmen perlindungan kesehatan ibu dan anak melalui Puncak Peringatan Pekan ASI Sedunia 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (10/9/2026).

Mengusung tema“Prioritaskan Menyusui: Ciptakan Sistem Dukungan yang Berkelanjutan”, kegiatan tersebut dihadiri Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, jajaran kepala OPD, Dinas Kesehatan, kader, organisasi profesi serta lintas sektor.

Bupati Warsubi menegaskan, bahwa pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan merupakan salah satu investasi penting untuk membangun generasi yang sehat dan berkualitas.

Menurutnya, keberhasilan pemberian ASI tidak bisa dibebankan hanya kepada ibu. Dukungan suami, keluarga, tenaga kesehatan, kader dan lingkungan turut menentukan keberhasilan proses menyusui.

“Keberhasilan menyusui tidak dapat menjadi tanggung jawab ibu seorang diri. Ibu membutuhkan dukungan dari keluarga, terutama suami, pendampingan tenaga kesehatan dan kader, serta lingkungan yang aman,”terangnya.

Ia juga mengapresiasi capaian ASI eksklusif di Kabupaten Jombang yang mencapai 73,1 persen pada Januari-Juni 2026. Angka tersebut disebut telah melampaui target yang ditetapkan sebesar 61 persen pada 2025.

Meski capaian tersebut cukup positif, Pemkab Jombang masih mendorong pemerataan dukungan terhadap ibu menyusui di seluruh wilayah. Penguatan pendampingan di 21 kecamatan dinilai penting untuk mengurangi kesenjangan capaian antarwilayah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, M.KP., mengatakan Puncak Pekan ASI Sedunia menjadi momentum untuk mengonsolidasikan sejumlah program pendampingan menyusui yang telah berjalan di Kabupaten Jombang.

Tiga inovasi daerah tersebut meliputi KP-ASI (Kelompok Pendukung ASI), YUKENSI (Paguyuban Kakek Nenek ASI), dan KEMPING ASIK (Kader PKK Pendamping ASI Eksklusif).

“KP-ASI menjadi ruang edukasi sekaligus dukungan antaribu yang telah berjalan sejak 2011. Sementara YUKENSI dikembangkan sejak 2017 dengan mengoptimalkan keterlibatan kakek dan nenek dalam mendukung ibu menyusui,”ungkapnya.

Adapun KEMPING ASIK mengedepankan pendampingan langsung oleh kader PKK di lapangan, termasuk kepada ibu hamil dan ibu menyusui.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi juga mengajak para kader hingga tingkat desa untuk memperkuat pendampingan terhadap ibu hamil dan menyusui.

“ASI bukan sekadar makanan untuk bayi, tetapi ada perlindungan dan ikatan batin. Di balik ibu yang berhasil memberikan ASI, ada suami yang mendukung, keluarga yang memahami, dan lingkungan yang menghargai,”tegas Yuliati.

Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui Penandatanganan Deklarasi Komitmen Bersama oleh jajaran Pemkab Jombang, TP PKK, kepala OPD, organisasi wanita dan perwakilan puskesmas.

Deklarasi tersebut mencakup komitmen menyediakan ruang ASI yang layak, aman dan mudah diakses di fasilitas publik, fasilitas kesehatan maupun tempat kerja. Selain itu, pekerja perempuan juga didorong memperoleh kesempatan yang cukup untuk memerah ASI.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Jombang turut memberikan penghargaan kepada desa dan puskesmas yang dinilai berprestasi dalam mendukung program ASI eksklusif.

Penghargaan tersebut antara lain Desa KEMPING ASIK Terbaik diraih Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, sedangkan Puskesmas Pembina KEMPING ASIK Berprestasi diraih Puskesmas Mojowarno.

Untuk kategori Puskesmas dengan Ruang ASI Terstandar, Juara 1 diraih Puskesmas Pulolor, Juara 2 Puskesmas Mayangan dan Juara 3 Puskesmas Tapen.

Kategori Puskesmas dengan Inisiasi YUKENSI Terbaik menempatkan Puskesmas Mojoagung sebagai Juara 1, Puskesmas Pulorejo Juara 2 dan Puskesmas Plandaan Juara 3.

Sementara kategori Puskesmas dengan KP-ASI Aktif dan Berkelanjutan diraih Puskesmas Kesamben sebagai Juara 1, Puskesmas Kabuh Juara 2 dan Puskesmas Blimbing Gudo Juara 3.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan stan edukasi gizi dari PERSAGI, produk UMKM dan Dapur Sehat Atasi Stunting Desa Pandanwangi, termasuk olahan herbal pendukung ASI dan makanan pendamping ASI (MPASI), serta stan TP PKK.

Acara juga diisi penyerahan Buku Petunjuk Teknis (Juknis) YUKENSI dan KP-ASI, pemutaran video edukasi, seminar kesehatan tumbuh kembang anak serta pemaparan praktik baik pendampingan ASI di tingkat kecamatan.

Seminar menghadirkan Sri Wahyuningsih, S.Gz., M.Gz., dan dr. Ahmad Mahfur, Sp.A., dokter spesialis anak. Materi membahas pentingnya ASI bagi bayi, tidak hanya sebagai sumber nutrisi, tetapi juga sebagai bagian penting dalam mendukung imunitas dan tumbuh kembang anak.

Views: 18

Berita Terkait

banner samping abdi

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

Berita Ekonomi