JOMBANG, Abdirakyat.com – Harapan warga Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, untuk kembali memiliki akses penyeberangan yang aman mulai terwujud.
Pemerintah Kabupaten Jombang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Presisi.
Peletakan batu pertama pembangunan jembatan dilakukan langsung Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., bersama jajaran Forkopimda.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., Dansatradar 405 Letkol Lek Bayu Ardiansyah, S.T., M.Han., Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., sejumlah kepala OPD, serta Camat dan Forkopimcam Plandaan.
Pembangunan jembatan ini menjadi bentuk respons pemerintah bersama TNI-Polri setelah akses penyeberangan warga terputus akibat diterjang derasnya arus air dari kawasan pegunungan. Jembatan baru tersebut direncanakan memiliki panjang bentang 15 meter dan lebar 3 meter.
Bupati Jombang Warsubi mengatakan pembangunan tersebut diharapkan segera mengembalikan akses mobilitas masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi aktivitas warga sehari-hari.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama masyarakat melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Presisi di Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah, dengan panjang bentang 15 meter dan lebar 3 meter,”terangnya.
Menurutnya, keberadaan jembatan bukan hanya berkaitan dengan akses jalan, tetapi juga menyangkut aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat. Selama akses terputus, warga maupun anak-anak sekolah mengalami kendala, terutama ketika musim hujan.
“Mudah-mudahan memberikan manfaat bagi masyarakat. Akses jalan dapat terhubung kembali sehingga masyarakat lebih mudah melintas. Anak-anak sekolah juga bisa pergi dan pulang dengan lancar,”katanya.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengapresiasi sinergi Pemkab Jombang, TNI, Polri, dan masyarakat dalam merealisasikan pembangunan jembatan tersebut.
“Alhamdulillah, kita bersama Polres Jombang, Pemkab Jombang, Kodim, Satradar Jombang, serta komponen masyarakat bersyukur atas pembangunan jembatan ini. Polres Jombang sangat mendukung,”ungkapnya.
Ardi mengungkapkan, kondisi jembatan yang terputus tersebut diketahui saat jajaran Forkopimda melakukan penelusuran wilayah pelosok pada Maret 2026. Pembangunan yang mulai direalisasikan pada Agustus ini dinilai menjadi momentum istimewa bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Bulan Maret 2026 lalu kami menemukan jembatan yang putus di sini. Alhamdulillah pada bulan Agustus ini, di hari ulang tahun ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Jombang merealisasikan pembangunannya,”jelasnya.
Ia berharap jembatan tersebut nantinya dapat membantu aktivitas masyarakat sekaligus memudahkan anak-anak menuju sekolah tanpa harus terkendala akses, khususnya saat musim hujan.
Kegiatan tersebut juga diwarnai aksi sosial dari Pengurus Bhayangkari Cabang Jombang. Bantuan sosial berupa paket sembako dan kebutuhan pokok disalurkan kepada warga kurang mampu serta anak-anak di Dusun Kedungdendeng.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Presisi, masyarakat berharap akses penghubung dapat segera kembali normal.
Selain memperlancar mobilitas, jembatan ini diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial warga Dusun Kedungdendeng serta wilayah sekitarnya.
Views: 19




















