Pemkab Jombang Gerak Cepat Salurkan Bantuan Logistik Banjir Carangrejo dan Perbaiki Akses Longsor di Plandaan

Senin, 6 April 2026 17:45 WIB
Reporter : Admin Abdirakyat

JOMBANG, Abdirakyat.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana secara cepat dan tepat sasaran.
Pada Kamis (2/4) pagi, tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Jombang terjun langsung menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben.
Berdasarkan pantauan lapangan, banjir yang sempat menggenangi pemukiman warga kini dilaporkan telah berangsur surut seiring dengan menurunnya intensitas hujan dalam dua hari terakhir. Kepala Desa Carangrejo, Supriaji, MT, menyatakan bahwa saat ini air hanya menyisakan genangan di titik-titik jalan dengan kontur tanah rendah.
Menindaklanjuti arahan Bupati Jombang, bantuan kebutuhan dasar diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, S.STP., M.Si., bersama Kepala Dinas Sosial, Agung Hariadi, S.T., M.M. kepada pihak Pemerintah Desa Carangrejo.
Rincian paket bantuan yang diberikan meliputi:
* Logistik BPBD: 35 karton lauk-pauk dan 25 karton tambahan gizi.
* Bantuan Dinsos: 35 paket beras premium (5 kg), 40 paket gula pasir (1 kg), 25 paket minyak goreng, dan 10 dus mi instan.
“Bantuan ini kami serahkan melalui Kepala Desa agar segera didistribusikan kepada warga yang paling membutuhkan. Kami ingin memastikan kebutuhan pangan dasar warga tetap terpenuhi di masa pemulihan ini,” ujar Agung Hariadi.
Selain fokus pada penanganan banjir, Pemkab Jombang juga bergerak ke Dusun Pojok, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan. Di lokasi ini, BPBD bersama masyarakat setempat tengah melakukan perbaikan darurat pada akses jalan yang longsor akibat terjangan banjir.
Wiku Birawa menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan secara gotong royong dengan memasang anyaman bambu sebagai pondasi awal yang kemudian diperkuat dengan pengisian karung pasir (sandbag).
“Prioritas kami adalah pemulihan akses jalan agar aktivitas ekonomi wargatidak terputus. Setelah penanganan darurat ini, kami akan melakukan kajian teknis untuk mencari solusi permanen agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Wiku.
Pemerintah Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan terus menjaga sinergi dalam upaya mitigasi bencana di lingkungan masing-masing.

Views: 25

Berita Terkait

banner samping abdi

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

Berita Ekonomi