Sambut Datangnya Bulan Ramadan, Pemkab Jombang Gelar Megengan

Jumat, 1 April 2022 15:40 WIB
Reporter : Redaksi

 

 

JOMBANG, Abdirakyat.com – “Marhaban Yaa Ramadhan”, Megengan Dalam Rangka Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan 1443 H/ 2022 M, dilaksanakan secara sederhana di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (31/3/2022).

Tampak 7 tumpeng besar yang tidak terlalu tinggi, terbuat dari susunan kue apem, dipajang di tempat acara yang dihadiri oleh Forkopimda, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, para Kepala OPD, Camat dilingkup Pemkab Jombang serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Ketua Dharma Wanita serta organisasi Wanita lainnya.

Secara sederhana dan terbatas, agenda megengan yang diberi tema Indahnya Ramadhan Meraih Taqwa digelar persis seperti tahun 2021. Acara diawali dengan Istighosah yang dipimpin oleh KH. Masduki Abdurahman Al Hafidz.

Tradisi megengan sudah lama ada. Kabupaten Jombang termasuk yang tetap melestarikan dan menjaga tradisi apeman atau megengan secara rutin tiap tahun.

Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menyampaikan makna dari Megengan yang artinya kita diharapkan bisa menahan banyak hal. Menahan amarah, nafsu, dahaga, dan tentu menahan lapar. “Biasanya dalam megengan, antar tetangga biasanya saling mengirim kue apem. Tradisi ini bermakna sebagai ungkapan permohonan maaf kepada sesama umat, dan siap memasuki bulan puasa.

“Megengan berasal dari kata Megeng artinya menahan perbuatan yang dilarang oleh Alloh SWT, baik itu menahan lapar, dahaga juga menahan hawa nafsu, sedangkan Afwun artinya Maaf, yang diwujudkan dalam tradisi membuat kue yang namanya apem,”jelas Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab.

Bupati Jombang pada kesempatan tersebut juga mengajak yang hadir untuk tetap melaksanakan program Bahagia Bersama Tetangga dibulan Ramadhan ini, dengan berbagi makanan disaat buka dan sahur.

“Untuk itu, kepada masyarakat yang mampu diharapkan untuk dapat mendukung gerakan ini. Meningkatkan amal ibadah dengan berbagi dengan tetangganya dibulan yang penuh barokah,”katanya.

Dalam situasi pandemi ini Bupati tetap menghimbau kepada masyarakat agar menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan didalam melaksanakan Ibadah dibulan Ramadhan.

“Sholat tarawih di masjid atau musholah diperbolehkan namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,”tuturnya.

“Untuk penentuan awal Ramadhan kita akan menunggu ketentuan dari Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama,” tambah Bupati Mundjidah Wahab.

“Semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa dengan baik,”pungkas Bupati.

Selanjutnya secara simbolis Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengunduh gunungan apem dan menyerahkan kepada KH. Masduki Abdurahman serta Forkopimda yang hadir. Sementara undangan yang lainnya juga dipersilahkan untuk mengambil apem yang telah disediakan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi