Sedekah Desa Kampungbaru Plandaan Jadi Simbol Pelestarian Budaya dan Kebangkitan Ekonomi Warga

Jumat, 8 Mei 2026 20:38 WIB
Reporter : Admin Abdirakyat

JOMBANG, Abdirakyat.com – Desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, menunjukkan cara elegan dalam melestarikan tradisi leluhur dengan misi penguatan ekonomi.

Melalui perhelatan Sedekah Desa yang digelar Jumat (8/5/2026), pemerintah desa setempat tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga menjadikan momentum ini untuk mendorong kebangkitan bagi UMKM lokal.

Acara yang berlangsung khidmat, ini merupakan manifestasi rasa syukur warga atas limpahan rezeki dan keselamatan. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang sebagai motor penggerak harmoni sosial dan kemandirian ekonomi.

Puncak acara Sedekah Desa dimulai usai sholat Jumat. Dimana ratusan warga tampak memadati pelataran balai desa, dan duduk bersila tanpa sekat status sosial.

Di hadapan warga, ratusan ambengan dan gunungan hasil bumi yang dikemas sedemikian rupa diarak menuju lapangan desa sebagai simbol kemakmuran, rasa syukur, dan kebersamaan masyarakat.

Pj Kepala Desa Kampungbaru, Daniel Danang Darmawan, S.E., menegaskan bahwa Sedekah Desa adalah fondasi sosial untuk mempererat kerukunan antarwarga.

“Di sini tidak ada perbedaan jabatan atau kelas sosial. Semua duduk, berdoa, dan makan bersama. Inilah esensi gotong royong yang harus diwariskan kepada generasi muda agar identitas desa tetap terjaga,”kata Daniel di sela acara.

Dari pantauan dilokasi, ada yang berbeda pada perayaan tahun ini. Mulai pukul 15.30 WIB, suasana desa semakin riuh dengan dibukanya Gelar Potensi UMKM.

Langkah strategis ini diambil pemerintah desa untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi masyarakat yang selama ini terkesan lesu.

Berbagai produk lokal di suguhkan, mulai dari olahan singkong hingga ubi-ubian, dipamerkan di stan-stan yang telah disediakan.

Daniel mengungkapkan bahwa sektor UMKM memerlukan stimulus nyata agar para pelaku usaha kembali bergairah dan termotivasi mengembangkan usahanya.

“Kami ingin menggugah pelaku UMKM di Desa Kampungbaru, yang mungkin selama ini merasa ‘hidup segan mati tak mau’. Dengan Gelar Potensi UMKM ini, kami harap mereka kembali punya greget untuk berinovasi dan berkembang lebih pesat,”tegasnya.

Tak hanya itu, rangkaian kegiatan ditutup pada pukul 19.00 WIB dengan pagelaran Campursari di lapangan desa. Alunan gamelan dan suara merdu penyinden menjadi hiburan rakyat yang menyatukan warga dalam suasana sukacita, sekaligus membentengi budaya lokal dari gempuran modernisasi.

Penyelenggaraan Sedekah Desa Kampungbaru 2026 mengirimkan pesan kuat, kemajuan sebuah desa tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari ketahanan budaya dan kemandirian ekonomi warganya.

“Melalui sinergi antara doa, penguatan ekonomi UMKM, dan pelestarian seni, kami berharap masyarakat Desa Kampungbaru tumbuh menjadi desa yang mandiri, aman, dan tetap memegang teguh prinsip ‘Guyub Rukun,”pungkas Daniel.

Khusnul, warga setempat mengaku antusias dengan pelaksanaan Sedekah Desa tahun ini yang dinilai lebih meriah dan mampu mempererat kebersamaan antarwarga.

“Alhamdulillah, tahun ini acaranya terasa lebih meriah dan ramai dibanding sebelumnya. Warga juga terlihat kompak ikut memeriahkan kegiatan dari awal sampai malam. Semoga tradisi seperti ini tetap dilestarikan, karena bisa mempererat kerukunan masyarakat,”ucapnya. (rizki) 

Views: 29

Berita Terkait

banner samping abdi

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

Berita Ekonomi